Judul: Kemarau
Pengarang: A A Navis
Penerbit: Grasindo
Tahun: 1992.
Tebal: 128 hlm
Kondisi: Cukup
Harga: Rp 38.000
TERJUAL
Jl. Cempaka No. 112 Perumnas Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta. Kontak: SMS 087839297524 BB 323C0C8F e-mail: penerbitkujang@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label AA Navis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AA Navis. Tampilkan semua postingan
2/06/2016
11/23/2015
Robohnya Surau Kami
Judul: Robohnya Surau Kami
Jenis: Novel
Pengarang: AA Navis
Penerbit: Gramedia
Tebal: 148 hlm
Harga: Rp 40.000
Jenis: Novel
Pengarang: AA Navis
Penerbit: Gramedia
Tebal: 148 hlm
Harga: Rp 40.000
TERJUAL
10/20/2015
Bertanya Kerbau pada Pedati
Judul: Bertanya Kerbau pada Pedati
Pengarang: AA Navis
Penerbit: Gramedia
Tebal: 137 hlm
Harga: Rp 45.000
Pengarang: AA Navis
Penerbit: Gramedia
Tebal: 137 hlm
Harga: Rp 45.000
TERJUAL
6/28/2015
Gerhana
Judul: Gerhana
Jenis: Novel
Pengarang: AA Navis
Penerbit: Kompas
Tahun: 2004
Tebal: 304 hlm
Harga: Rp 50.000
Novel ini pernah menjadi cerita bersambung di Harian Kompas pada 1975. Kisahnya tentang kehidupan Ana dan Kartini, dua mahasiswi cantik di salah satu universitas di Padang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka menemani para lelaki beristri untuk jalan-jalan ke bioskop, klub, dan lain-lain. Tapi, mereka "cuma" menemani. Bahkan tidak jarang mereka berteman dengan istri dari para lelaki itu.
Novel ini juga menceritakan demonstrasi mahasiswa dengan tokohnya, Iskandar. Ia adalah Ketua Dewan Mahasiswa yang "memanfaatkan" pelecehan terhadap Ana oleh Nur Rifai, seorang dosen di universitas tersebut, untuk mengajak mahasiswa lain memprotes pihak kampus atas berbagai kebijakan rektor yang mereka nilai merugikan mahasiswa.
Jenis: Novel
Pengarang: AA Navis
Penerbit: Kompas
Tahun: 2004
Tebal: 304 hlm
Harga: Rp 50.000
Novel ini pernah menjadi cerita bersambung di Harian Kompas pada 1975. Kisahnya tentang kehidupan Ana dan Kartini, dua mahasiswi cantik di salah satu universitas di Padang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka menemani para lelaki beristri untuk jalan-jalan ke bioskop, klub, dan lain-lain. Tapi, mereka "cuma" menemani. Bahkan tidak jarang mereka berteman dengan istri dari para lelaki itu.
Novel ini juga menceritakan demonstrasi mahasiswa dengan tokohnya, Iskandar. Ia adalah Ketua Dewan Mahasiswa yang "memanfaatkan" pelecehan terhadap Ana oleh Nur Rifai, seorang dosen di universitas tersebut, untuk mengajak mahasiswa lain memprotes pihak kampus atas berbagai kebijakan rektor yang mereka nilai merugikan mahasiswa.
TERJUAL
Langganan:
Postingan (Atom)



